Pasar Gelap sebagai Aktivisme Politik

Gabriel Mitchell. Teks aslinya berjudul “Darknet Markets as Political Activism.” Diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh Ameyuri Ringo.

Kehidupan Ross Ulbricht berubah menjadi mimpi buruk. Pada tahun 2013 ia dijatuhi hukuman seumur hidup dengan tanpa ada kemungkinan untuk pembebasan; ia didakwa sebagai tersangka pencipta dan operator pasar narkoba daring, Silk Road. Operator dari situs ini sebelumnya hanya dikenal sebagai Dread Pirate Roberts- sebuah nama yang mengingatkan kita dari buku dan film The Princess Bride. Nama ini tidak hanya digunakan oleh satu orang, namun juga beberapa orang secara bersamaan menggunakannya sebagai nama samaran. Vonis hukuman mati Ross bukan hanya sekedar kasus pidana. Ada alasan bagus untuk dapat melihatnya sebagai bentuk perang politik. Para penguasa menghendaki untuk menjadikan Ross sebagai sebuah contoh. Mereka ingin mengancam siapapun yang mencoba untuk meniru apa yang sudah ia lakukan. Ironisnya, vonis ini justru mempopulerkan pasar gelap daring kepada masyarakat umum. Kasus ini memaksa kita untuk bertanya tentang implikasi sistem ini dan apa artinya bagi masa depan “Perang Melawan Narkoba.”

Perang Melawan Narkoba merupakan Perang Melawan Rakyat.

Telah menjadi rahasia umum bahwa kriminalisasi narkoba sebenarnya berakar dari rasisme. Kita dapat melihatnya hanya dari melihat kutipan langsung dari mereka yang terlibat di dalamnya. Misal sebagai contoh, penyataan dari Harry J. Anslinger, direktur dari Biro Narkotika Federal yang baru saja terbentuk pada tahun 1930:

“Rokok ganja menjadikan orang-orang kulit hitam berfikir bahwa mereka sederajat dengan orang kulit putih.”

Akan menjadi sebuah kesalahan besar jika kita tidak mengingat pernyataan ini ketika berbicara tentang kriminalisasi narkoba.

Penindasan negara pada pasar narkoba merupakan upaya terselubung untuk melakukan kekerasan politik yang rasis. Hal ini telah melekat ke dalam setiap aspek masyarakat Amerika; menjadikannya katalis bagi militerisasi kepolisian, dan kriminalisasi terhadap sifat dasar manusia. Hal ini menjadi bentuk serangan terhadap intuisi alami kita untuk mencari kesenangan dan pencerahan. Menjadi sebuah bentuk perang terhadap perdagangan dan kewirausahaan dengan melempar mereka yang telah bekerja keras dan melakukan penjualan ke dalam penjara. Menjadi bentuk perang terhadap properti dan privasi dengan negara menjulurkan tentakel kekuasaannya ke dalam rumah-rumah kita, mengontrol apa yang kita lakukan di belakang pintu rumah dan komputer kita. Dan yang paling penting adalah ini merupakan bentuk perang terhadap rakyat. Pemakai narkoba, pedagang, dan pembuatnya kini menjadi bagian dari kelas kriminal; berada dalam resiko penangkapan hanya karena mereka ada.

Kita merupakan korban dari perang politik, hak-hak kita dicerabut atas nama rasisme, profit penjara, dan moralis “yang baik” yang mendukung hal tersebut.

Kebebasan Melalui Inovasi

Kita tidak perlu berlama-lama menjadi korban. Banyak taktik untuk menciptakan kebebasan yang bisa dilakukan: pendidikan, protes, aksi langsung, dan sebagainya. Namun ada sebuah taktik yang sering diabaikan – Taktik inovasi kewirausahaan. Inilah keindahan luar biasa yang coba diciptakan oleh Dread Pirate Roberts dengan Silk Road. Inilah sebabnya Ross menerima hukuman sebagai musuh politik.

Silk Road dan situs-situs gelap lainnya merupakan salah satu dari metode paling berguna dalam perjuangan demi kebebasan narkoba. Seribu atau bahkan mungkin ratusan ribu orang mampu dan telah mengakses produk yang mereka inginkan; dengan harga yang kompetitif. Sistem yang dibangun di situs-situs ini membantu memastikan kualitas produk dan keamanan dalam transaksi.

Setidaknya, situs-situs ini memberi kita contoh bagaimana membangun pasar yang lebih baik dan lebih aman untuk produk-produk yang saat ini terlarang, namun ada pelajaran lain yang lebih berharga yang dapat ditemukan dalam proyek-proyek ini: mungkin mereka bisa menjadi model untuk menumbangkan negara dan membangun kebebasan di sini dan saat ini. Sekalipun barang dan jasa yang dibeli adalah ilegal, faktanya konsumen kini dapat memperolehnya dengan risiko hukuman hukum yang minimal. Meskipun hal ini merupakan kenyataan dalam kasus Silk Road, orang-orang seperti Ross lah yang berada dalam resiko, sedangkan para penggunanya tidak menghadapi ancaman hukum apapun. Kita dapat melihat dari penelitian yang dilakukan oleh Gwern Branwen. Pada saat penulisan penelitian, hanya ada 158 penangkapan yang diketahui yang berkaitan dengan Silk Road. Sebagian kecil dari mereka sebenarnya adalah pembeli yang berbasis di AS. Banyak kasus yang sebenarnya bisa dicegah dengan mudah dengan langkah-langkah keamanan sederhana.

Jika sebuah hukum tidak dapat mempunyai dampak apapun, maka secara otomatis hukum tersebut menjadi tidak berguna. Apa gunanya sebuah hukum yang tidak dapat ditegakkan? Apa yang dapat kita lakukan untuk menjadikan hukum-hukum lain yang tidak adil tidak dapat ditegakkan? Ini merupakan pertanyaan yang menjadikan kita untuk mempertimbangkan pasar gelap.

Insentif Bawaan yang Kuat

Model aktivisme politik ini mempunyai beberapa insentif yang indah. Semakin baik Anda membangun sistem yang tidak dapat ditutup, semakin besar kemungkinan keuntungan yang Anda miliki. Persaingan antar situs dan pengusaha di dalamnya menghasilkan kualitas layanan yang lebih baik. Kita tidak harus bergantung pada niat baik dan motivasi filosofis para aktor. Kita hanya bisa memanfaatkan kepentingan diri sendiri dan memberikan insentif kepada mereka untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi kita semua.

Selain itu, dengan mempermudah dan mengamankan akses terhadap produk-produk ini, ada kemungkinan bahwa persepsi budaya terhadap produk-produk tersebut akan berubah. Lihatlah betapa banyak kasus dimana orang-orang yang perspektifnya terhadap homoseksualitas telah berubah setelah mengetahui bahwa orang terdekatnya coming-out. Hal yang sama mungkin akan terjadi pada narkoba. Jika rekan kerja yang sangat dekat denganmu mengaku bahwa ia adalah pengguna atau penjual narkoba, persepsi kalian terhadap narkoba kemungkinan besar akan berubah. Tanpa perlu dibantah, tentu saja narkoba memiliki resiko penyalahgunaan. Untungnya, keberadaan pasar dapat menjadikan sebuah produk menjadi lebih aman. Konsumen memiliki akses yang lebih baik terhadap informasi dan dapat berkelana di ribuan ulasan sebelum membeli sebuah produk. Hal ini menurunkan resiko dari berbagai masalah seperti overdosis atau berbagai macam masalah yang muncul dari pasar gelap yang lebih tua dan lebih kotor.

Kalian Semua adalah Dread Pirate Roberts

Tapi bagaimana orang-orang biasa seperti kita dapat terlibat dalam pertempuran ini? Perlukah kita menjadi ahli kode atau kriminal jenius? Tidak. Yang diperlukan hanyalah partisipasi sederhana. Beli, jual, gunakan. Teruslah bersenang-senang dan kembangkan pikiran Anda. Mungkin ini lah mengapa taktik ini begitu diabaikan. ini terlihat seperti hanya ajakan untuk tidak melakukan apapun selain menjalani hidup. Dalam dunia yang mengkriminalisasi kebahagiaan, menjalani hidup sebebas dan semenyenangkan mungkin adalah bentuk dari revolusi. Mengejar minat dan hasrat diri kita sendiri merupakan bentuk aktivisme.

Melalui upaya mengejar kebahagiaan, kita dapat menemukan inovasi yang memberi kita kekuatan sekaligus melemahkan orang-orang yang ingin menghancurkan kita. Melalui cara ini lah kita semua dapat menjadi dread Pirate Roberts. Kita semua bisa meneruskan warisan kebebasannya.

Seluruh hasil publikasi didanai sepenuhnya oleh donasi. Jika kalian menyukai karya-karya kami, kalian dapat berkontribusi dengan berdonasi. Temukan petunjuk tentang cara melakukannya di halaman Dukung C4SS: https://c4ss.org/dukung-c4ss.

Anarchy and Democracy
Fighting Fascism
Markets Not Capitalism
The Anatomy of Escape
Organization Theory